5 Contoh Infografis Teks Prosedur dan Cara Membuatnya
Infografis teks prosedur adalah penyajian petunjuk atau langkah melakukan sesuatu dengan memadukan teks singkat, urutan visual, ikon, ilustrasi, dan nomor langkah. Bentuk ini membuat prosedur lebih cepat dipahami karena pembaca tidak hanya membaca instruksi, tetapi juga melihat hubungan antar-tahapan secara visual dalam satu desain.
Apa Itu Infografis Teks Prosedur?
Infografis teks prosedur adalah bentuk visual dari teks prosedur yang menyampaikan tujuan dan tahapan suatu kegiatan secara runtut menggunakan kombinasi tulisan dan elemen grafis. Pembaca seharusnya dapat memahami apa yang harus dilakukan dari awal sampai akhir hanya dengan mengikuti urutan informasinya.
Buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII menjelaskan bahwa teks prosedur memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi untuk melakukan sesuatu dengan tahapan yang benar. Buku tersebut juga menerangkan bahwa teks prosedur dapat disajikan dalam bentuk gambar atau grafis, sementara informasi berbentuk gambar disebut infografik.
Dalam pencarian internet, kamu juga akan sering menemukan istilah “infografis teks prosedur”. Secara konteks, keduanya biasanya merujuk pada gagasan yang sama: mengubah prosedur yang panjang menjadi informasi visual yang lebih cepat dipindai.
Contohnya sederhana. Petunjuk membuat minuman yang semula terdiri dari beberapa paragraf bisa diubah menjadi lima kotak bernomor: siapkan bahan, panaskan air, masukkan bahan, aduk, lalu sajikan. Setiap tahap diberi ikon sehingga urutannya langsung terlihat.
Ciri-Ciri Infografis Teks Prosedur yang Baik
Infografis teks prosedur yang baik memiliki tujuan jelas, langkah berurutan, teks singkat, dan elemen visual yang membantu pembaca memahami tindakan pada setiap tahap. Desain yang cantik saja belum cukup apabila pembaca masih bingung harus memulai dari mana.
Beberapa cirinya adalah:
Judul langsung menjelaskan tujuan prosedur.
Langkah disusun dalam urutan logis.
Menggunakan nomor, panah, garis, atau jalur visual.
Kalimat instruksi dibuat singkat dan aktif.
Ikon atau gambar sesuai dengan tindakan yang dijelaskan.
Ukuran teks tetap mudah dibaca pada layar ponsel.
Warna membantu membedakan informasi, bukan sekadar dekorasi.
Tahap paling penting memiliki penekanan yang jelas.
Pada desain bertahap, hierarki visual sangat membantu pembaca mengetahui bagian mana yang harus dilihat pertama, kedua, dan seterusnya. Nomor langkah, ukuran judul, kontras, serta posisi elemen sebaiknya bekerja sebagai satu sistem.
Hindari membuat semua tulisan sama besar. Bila judul, nomor langkah, penjelasan, dan catatan mempunyai bobot visual yang sama, mata pembaca kehilangan arah.
Struktur Infografis Teks Prosedur
Struktur infografis teks prosedur umumnya terdiri dari tujuan, kebutuhan pendukung jika ada, rangkaian langkah, serta visual yang memperjelas tindakan. Tidak semua prosedur memerlukan alat dan bahan, jadi struktur bisa disesuaikan dengan aktivitasnya.
Judul dan tujuan
Judul sebaiknya langsung menunjukkan hasil yang ingin dicapai, misalnya “Cara Membuat Teh Lemon dalam 5 Langkah”.
Judul seperti ini lebih informatif daripada hanya menulis “Teh Lemon”.
Alat atau bahan
Bagian ini diperlukan jika pembaca harus menyiapkan sesuatu sebelum mulai.
Untuk resep sederhana, misalnya:
teh;
air panas;
lemon;
gula atau madu;
gelas dan sendok.
Letakkan daftar ini sebelum langkah pertama agar pembaca tidak harus berhenti di tengah prosedur untuk mencari bahan.
Langkah-langkah
Bagian langkah merupakan inti teks prosedur. Gunakan kalimat kerja seperti siapkan, masukkan, potong, tekan, aduk, tunggu, atau simpan.
Setiap kotak idealnya memuat satu tindakan utama. Jangan memasukkan tiga atau empat tindakan berbeda ke dalam satu nomor apabila bisa dipisahkan.
Elemen visual
Visual harus menjelaskan tindakan, bukan hanya mengisi ruang kosong. Ikon tangan mencuci, ilustrasi gelas, panah, angka besar, atau foto tahapan dapat mempercepat pemahaman.
Berikut gambaran spesifikasi yang bisa dijadikan titik awal:
Ukuran tersebut adalah titik awal praktis, bukan aturan mutlak. Canva sendiri mendukung ukuran khusus dalam satuan seperti piksel, inci, milimeter, atau sentimeter.
5 Contoh Infografis Teks Prosedur
Contoh infografis teks prosedur paling mudah dibuat dari aktivitas sehari-hari yang mempunyai urutan tindakan jelas. Lima tema berikut dapat digunakan untuk tugas sekolah, konten edukasi, maupun latihan desain.
1. Cara Membuat Mi Instan
Susunan infografis:
Siapkan mi, panci, air, dan bumbu.
Didihkan air.
Masukkan mi dan rebus hingga matang.
Siapkan bumbu di mangkuk.
Tuang mi, campurkan bumbu, lalu sajikan.
Visual dapat memakai ilustrasi panci, api, mi, mangkuk, serta nomor besar 1–5.
2. Cara Membuat Teh Hangat
Gunakan alur sederhana:
Siapkan gelas dan teh.
Panaskan air.
Masukkan teh ke gelas.
Tuang air panas.
Tambahkan gula sesuai kebutuhan lalu aduk.
Tema ini cocok untuk belajar karena setiap langkah mudah divisualisasikan.
3. Cara Mencuci Tangan
Infografis dapat menunjukkan urutan membasahi tangan, memakai sabun, menggosok bagian tangan, membilas, dan mengeringkan.
Untuk tema kebersihan atau kesehatan, utamakan ketepatan instruksi dan gunakan rujukan resmi bila prosedurnya memiliki standar tertentu.
4. Cara Menanam Cabai dalam Pot
Struktur yang dapat digunakan:
Siapkan pot dan media tanam.
Buat lubang kecil.
Masukkan benih atau bibit.
Tutup dengan tanah.
Siram secukupnya dan letakkan di tempat sesuai kebutuhan tanaman.
Gunakan gambar pot yang berubah pada setiap tahap agar progresnya terlihat.
5. Cara Menggunakan Blender
Langkahnya bisa disusun sebagai berikut:
Pastikan blender siap digunakan.
Masukkan bahan ke wadah.
Tutup wadah dengan benar.
Pilih kecepatan yang sesuai.
Matikan perangkat sebelum membuka wadah.
Untuk prosedur penggunaan peralatan, bagian keselamatan sebaiknya diberi visual berbeda agar lebih mudah diperhatikan.
Lima contoh tadi menunjukkan bahwa tema tidak harus rumit. Yang lebih penting adalah adanya awal, urutan tindakan, dan hasil yang jelas.
Contoh Infografis Teks Prosedur Makanan
Infografis teks prosedur makanan mengubah resep atau tahapan pengolahan makanan menjadi urutan visual yang singkat dan mudah dipraktikkan. Tema makanan cocok digunakan karena alat, bahan, proses, dan hasil akhirnya mudah divisualisasikan.
Misalnya kamu ingin membuat infografis “Cara Membuat Sandwich Telur Sederhana”.
Bahan:
2 lembar roti;
1 telur matang;
selada;
mayones;
irisan tomat.
Urutan:
Siapkan seluruh bahan.
Letakkan selada di atas roti.
Tambahkan telur dan tomat.
Beri mayones secukupnya.
Tutup dengan lembar roti kedua.
Potong dan sajikan.
Perhatikan satu hal: infografis prosedur berbeda dari poster daftar resep. Jika hanya menampilkan bahan tanpa urutan tindakan, pembaca belum memperoleh prosedur yang lengkap.
Prinsip ini sejalan dengan materi Kemendikdasmen yang membedakan teks prosedur dari tip: teks prosedur memiliki tahapan untuk melakukan sesuatu, sedangkan tip berupa saran praktis yang tidak selalu membutuhkan urutan tertentu.
Cara Membuat Infografis Teks Prosedur di Canva
Cara membuat infografis teks prosedur di Canva dimulai dengan menentukan isi prosedur terlebih dahulu, kemudian mengubah setiap tahap menjadi blok visual yang berurutan. Jangan memilih template sebelum kamu mengetahui berapa banyak informasi yang harus masuk.
Ikuti urutan berikut:
Tentukan tujuan prosedur.
Pilih satu hasil yang spesifik, misalnya “Cara Menanam Cabai dalam Pot”.Tulis prosedur dalam bentuk teks biasa.
Pastikan langkahnya benar sebelum mendesain.Ringkas setiap langkah.
Idealnya satu bagian visual berisi satu tindakan utama.Tentukan ukuran desain.
Untuk penggunaan digital, ukuran vertikal seperti 1080 × 1350 px dapat menjadi titik awal praktis. Untuk cetak, kamu bisa memakai format A4.Buka Canva dan buat ukuran khusus atau pilih template.
Canva menyediakan opsi Custom size sehingga lebar dan tinggi dapat ditentukan dengan satuan px, in, mm, atau cm.Susun layout dari atas ke bawah.
Tempatkan judul, alat atau bahan jika diperlukan, lalu tahapan.Tambahkan nomor, ikon, dan ilustrasi.
Gunakan gaya ikon yang konsisten agar desain terasa sebagai satu kesatuan.Atur tipografi dan kontras.
Batasi jumlah jenis font dan pastikan teks tidak menyatu dengan latar.Periksa kembali urutan.
Cobalah membaca desain tanpa melihat naskah awal. Jika jalurnya masih membingungkan, perbaiki posisi atau nomor langkah.Ekspor sesuai tujuan.
Untuk kebutuhan layar, PNG cocok digunakan ketika ingin menjaga teks dan grafis tetap tajam. Canva juga menyarankan PNG ketika desain terlihat buram atau memakai font tipis.
Menu dan kemampuan Canva dapat berubah dari waktu ke waktu, sehingga kamu juga bisa melihat pembahasan fitur Canva Web saat ingin mengenali fungsi yang tersedia di editor.
Untuk kebutuhan cetak, Canva menyediakan PDF Print dengan resolusi 300 dpi serta opsi bleed, crop marks, dan pemilihan profil warna RGB atau CMYK.
Tips Membuat Infografis Teks Prosedur yang Menarik
Infografis prosedur akan lebih efektif jika setiap keputusan desain mempercepat pembaca memahami urutan, bukan hanya membuat halaman terlihat ramai. Ukur kualitas desain dari seberapa cepat orang dapat mengikuti langkahnya.
Gunakan beberapa prinsip berikut:
Batasi setiap langkah pada satu gagasan utama.
Gunakan angka yang cukup besar.
Gunakan maksimal dua atau tiga jenis penekanan visual.
Berikan ruang kosong di antara tahapan.
Pertahankan bentuk ikon yang konsisten.
Gunakan garis atau panah hanya jika arah urutan belum jelas.
Pilih warna teks dengan kontras yang cukup terhadap latar.
Letakkan catatan keselamatan dekat dengan langkah terkait.
Kamu dapat menerapkan tips perancangan infografis yang baik saat mengatur keseimbangan antara informasi, gambar, warna, dan ruang kosong agar desain tetap enak dipindai.
Ada satu tes sederhana sebelum desain dipublikasikan. Tunjukkan infografis kepada orang yang belum membaca naskah aslinya selama beberapa detik. Kemudian tanyakan, “Apa yang dilakukan pertama dan setelah itu?”
Jika jawabannya salah, masalahnya kemungkinan berada pada hierarki atau alur visual.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membuat Infografis Teks Prosedur
Kesalahan terbesar dalam membuat infografis teks prosedur adalah mengutamakan dekorasi sampai urutan tindakan menjadi sulit dipahami. Fungsi utama desain ini adalah memberi petunjuk, sehingga kejelasan selalu lebih penting daripada ornamen.
Hindari kesalahan berikut:
1. Langkah tidak berurutan
Nomor meloncat atau posisi elemen membuat pembaca bergerak bolak-balik.
2. Teks terlalu panjang
Jika setiap kotak berisi paragraf, manfaat format infografis menjadi berkurang.
3. Ikon tidak sesuai makna
Visual yang ambigu bisa membuat tindakan salah dipahami.
4. Terlalu banyak warna
Setiap warna sebaiknya memiliki fungsi, misalnya membedakan langkah, peringatan, atau kategori.
5. Font terlalu kecil
Desain terlihat bagus saat diperbesar tetapi sulit dibaca pada layar ponsel.
6. Tidak membedakan prosedur dan tip
Saran yang berdiri sendiri tidak otomatis menjadi teks prosedur. Prosedur membutuhkan tahapan yang mengarah pada tujuan tertentu.
7. Ekspor tidak sesuai media
Gunakan mode warna dan format berdasarkan tujuan akhirnya. RGB lebih relevan untuk layar, sedangkan kebutuhan produksi cetak dapat menggunakan PDF Print dan CMYK bila alur percetakan memerlukannya. Canva memang menyediakan pilihan profil RGB atau CMYK pada PDF Print.
Sebelum mengunduh desain final, lakukan pemeriksaan terakhir: baca judul, ikuti nomor tanpa membaca paragraf penjelasan, periksa ikon, lalu lihat desain pada ukuran layar sebenarnya. Jika alurnya tetap mudah dipahami, infografis sudah menjalankan fungsi utamanya sebagai teks prosedur visual.


Post a Comment