Infografis Canva: Ukuran, Template dan Cara Membuatnya
Infografis Canva adalah desain visual yang dibuat menggunakan Canva untuk merangkum informasi, data, atau proses agar mudah dipahami. Kamu bisa memulai dari template, mengganti teks, lalu menambahkan ikon dan grafik sesuai kebutuhan. Hasil yang baik membutuhkan pesan yang jelas, data yang benar, tata letak teratur, dan format unduhan yang sesuai.
Apa Itu Infografis Canva?
Infografis menggabungkan informasi dengan visual untuk membantu pembaca memahami suatu topik. Canva menjadi alat untuk menyusunnya melalui template dan elemen desain yang dapat disesuaikan. Contohnya adalah ringkasan materi kuliah, alur pendaftaran kegiatan, atau perbandingan hasil survei.
Bedakan infografis dengan poster yang hanya menonjolkan satu pengumuman. Pada infografis, hubungan antarinformasi perlu terlihat: ada urutan, kategori, perbandingan, atau pola yang bisa diikuti pembaca.
Bayangkan kamu ingin menjelaskan proses mengerjakan tugas kelompok. Alih-alih menempelkan paragraf panjang, tampilkan tahapan pembagian peran, pengumpulan materi, penyusunan, dan pemeriksaan akhir. Pembaca langsung mendapat gambaran tentang apa yang harus dilakukan.
Tidak semua materi perlu dijadikan grafik. Jika pesan utamanya berupa langkah, gunakan diagram proses. Jika berisi perbandingan angka, pertimbangkan grafik yang sesuai dengan datanya.
Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Membuat Infografis?
Mulai dari tujuan komunikasi. Tuliskan satu kalimat tentang hasil yang kamu inginkan, misalnya “Pembaca memahami alur membuat infografis dari awal sampai selesai.” Kalimat ini membantu menyaring informasi yang benar-benar perlu dimasukkan.
Siapkan bahan berikut sebelum membuka editor:
- Pembaca sasaran: teman sekelas, pengikut media sosial, atau peserta kegiatan.
- Materi inti: judul, penjelasan singkat, serta poin yang paling penting.
- Data dan rujukan: sumber angka, periode pengamatan, dan satuan yang digunakan.
- Media penggunaan: layar ponsel, halaman blog, presentasi, atau cetakan.
- Aset visual: logo yang berhak kamu gunakan, foto yang sesuai, dan ikon pendukung.
Untuk latihan, gunakan tema “Alur Membuat Infografis” dengan lima tahap: tentukan tujuan, kumpulkan informasi, pilih struktur, susun desain, lalu periksa hasil. Materi ini bisa divisualkan tanpa membuat statistik palsu.
Jika menggunakan angka, catat asal dan konteksnya. Persentase tanpa keterangan tentang siapa yang dihitung dapat membuat pembaca salah memahami pesan.
Cara Memilih Template Infografis Canva yang Tepat
Template membantu menyediakan kerangka awal. Canva memiliki koleksi contoh infografis yang dapat kamu edit sesuai kebutuhan. Namun, pilih berdasarkan struktur informasi, bukan hanya warna atau ilustrasi yang menarik.
Gunakan pola berikut sebagai panduan:
- Proses: tahapan kerja yang harus diikuti berurutan.
- Timeline: kejadian yang disusun berdasarkan waktu.
- Perbandingan: dua atau lebih pilihan dengan aspek penilaian yang sama.
- Statistik: angka atau hasil pengukuran yang perlu dijelaskan.
- Informasional: rangkuman konsep yang dibagi menjadi beberapa bagian.
Untuk latihan lima tahap tadi, pilih template proses dengan lima blok. Hindari template yang memaksamu menyisipkan grafik padahal materinya tidak berisi data numerik.
Jika kesulitan menentukan pola penataan, pelajari jenis layout desain grafis agar kamu lebih mudah memahami hubungan antara teks, gambar, dan ruang.
Periksa juga status elemen dan template sebelum dipakai. Canva menyediakan pilihan gratis serta konten premium; aksesnya mengikuti akun dan konten yang dipilih. Ganti aset yang tidak tersedia pada akunmu dengan alternatif yang sesuai.
Cara Membuat Infografis di Canva Langkah demi Langkah
1. Buka Canva dan tentukan kanvas
Masuk ke Canva, lalu cari “infografis” melalui pencarian desain atau template. Pilih ukuran yang sesuai dengan tujuan penggunaan. Nama serta posisi menu dapat berbeda antara versi web dan aplikasi.
Untuk tugas cetak, ukuran A4 potret dapat menjadi pilihan awal jika tidak ada ketentuan lain. Untuk blog atau media sosial, ikuti kebutuhan penempatan dan ketentuan platform. Tidak ada satu ukuran yang cocok untuk semua penggunaan.
Beri nama desain yang mudah dikenali, seperti “Infografis_Alur_Desain”. Ini membantu ketika kamu membuat beberapa versi untuk tugas atau publikasi.
2. Pilih template dan susun informasi
Gunakan template proses yang sudah dipilih, kemudian ganti seluruh teks contoh. Letakkan judul di atas, kalimat pengantar singkat di bawahnya, dan lima tahap utama pada blok yang tersedia.
Usahakan setiap blok punya pola konsisten: nomor tahap, nama tahap, lalu satu penjelasan pendek. Contohnya, “Kumpulkan Informasi — Pilih materi dan sumber yang relevan dengan tujuan.”
Jika teks tidak muat, ringkas kalimatnya terlebih dahulu. Mengecilkan semua huruf sering membuat desain tampak penuh dan sulit dibaca.
3. Tambahkan visual yang mendukung pesan
Pilih ikon yang membantu mengenali tahap, misalnya target untuk tujuan, dokumen untuk informasi, dan tanda pemeriksaan untuk evaluasi. Gunakan gaya ikon yang serupa agar tampilannya terasa menyatu.
Canva juga menyediakan alat bagan untuk menyajikan data, termasuk grafik batang, garis, dan lingkaran. Gunakan jika materi memang membutuhkan visualisasi angka.
Sebagai contoh latihan, kamu dapat membandingkan tiga kategori memakai grafik batang. Jika angkanya hanya simulasi, beri label “data ilustrasi”, bukan “hasil penelitian”. Jangan mengubah besar batang secara manual hingga tidak lagi sesuai dengan nilainya.
4. Rapikan dan periksa desain
Sejajarkan blok, samakan jarak, dan periksa apakah urutan tahap mudah diikuti. Gunakan nomor atau panah bila hubungan antartahap belum jelas.
Lihat desain dalam ukuran kecil, kemudian baca seperti pembaca baru. Apakah judul langsung terlihat? Apakah ada istilah yang belum dijelaskan? Apakah setiap visual punya fungsi?
Sebelum menutup editor, pastikan perubahan tersimpan. Canva menyimpan perubahan secara otomatis, tetapi status penyimpanan tetap perlu diperiksa ketika koneksi internet berubah.
Cara Mengatur Warna, Font, dan Tata Letak Infografis
Mulai dengan palet sederhana. Sebagai latihan, gunakan satu warna utama, satu warna aksen, dan latar netral. Ini rekomendasi praktis untuk memudahkan konsistensi, bukan batas wajib bagi semua desain.
Pastikan tulisan terlihat jelas terhadap latarnya. Hindari teks abu-abu sangat muda pada putih atau tulisan gelap di atas foto yang ramai. Untuk membedakan kategori, tambahkan label atau bentuk sehingga pembaca tidak hanya bergantung pada warna.
Pilih font yang nyaman dibaca. Kamu bisa menggunakan satu keluarga font dengan variasi ukuran dan ketebalan untuk judul, subjudul, serta isi. Gunakan huruf dekoratif seperlunya, terutama jika materi memuat banyak penjelasan.
Atur hierarki visual agar pembaca mengetahui informasi yang perlu dilihat lebih dahulu, lalu mengikuti detail pendukungnya.
Pada latihan lima tahap, judul menjadi fokus utama, nomor tahap membantu navigasi, dan penjelasan menjadi informasi pendukung. Sisakan ruang kosong antarblok agar setiap kelompok informasi mudah dibedakan.
5 Contoh Infografis Canva yang Bisa Kamu Buat
Berikut lima ide latihan. Contoh ini merupakan usulan desain, bukan laporan hasil penelitian atau pengalaman pengguna tertentu.
1. Infografis edukasi: “Mengenal Komponen Infografis”
Tampilkan judul, informasi inti, visual, dan sumber sebagai empat kelompok. Beri satu contoh fungsi pada setiap komponen. Format ini cocok untuk materi pengantar desain.2. Infografis proses: “Alur Membuat Infografis”
Susun lima tahap latihan secara vertikal. Gunakan nomor dan ikon yang konsisten, lalu tambahkan pemeriksaan akhir di bagian bawah. Pembaca bisa mengikuti alurnya sebagai panduan kerja.
3. Infografis perbandingan: “Belajar Mandiri dan Belajar Kelompok”
Gunakan dua kolom dengan aspek yang sama, seperti pengaturan waktu, bentuk diskusi, dan pembagian tugas. Jelaskan kondisi penggunaan masing-masing tanpa menyatakan satu metode selalu lebih baik.4. Infografis statistik: “Ringkasan Survei Kelas”
Gunakan data survei yang benar-benar kamu kumpulkan. Cantumkan jumlah responden, pertanyaan, periode, dan sumber. Untuk latihan tanpa survei nyata, tandai seluruh angka sebagai simulasi.
5. Infografis timeline: “Jadwal Persiapan Acara Kampus”
Susun tanggal dan kegiatan dari persiapan sampai pelaksanaan. Jika jadwal masih berupa rencana, tulis status tersebut dengan jelas. Jangan membuat pembaca mengira tanggalnya sudah ditetapkan panitia.Kesalahan Saat Membuat Infografis dan Cara Mengatasinya
Kesalahan yang sering muncul adalah memasukkan semua materi ke satu kanvas. Pilih pesan utama, ringkas penjelasan, atau pecah materi menjadi beberapa desain jika informasi tetap terlalu padat.
Masalah lainnya adalah visual yang tidak menjelaskan isi. Ikon dekoratif boleh digunakan, tetapi jangan sampai mengalahkan angka, tahapan, atau informasi yang dibutuhkan pembaca.
Untuk grafik, periksa label, satuan, dan skala. Grafik lingkaran perlu menggambarkan bagian dari satu keseluruhan. Jika kategori saling tumpang tindih, pertimbangkan bentuk lain yang lebih sesuai.
Sumber yang tidak dicantumkan juga melemahkan kualitas infografis. Sisakan bagian untuk nama sumber dan tahun atau periode data. Pada artikel pendamping, kamu dapat menjelaskan rujukannya lebih lengkap.
Gunakan tips perancangan infografis yang baik sebagai bahan pemeriksaan tambahan untuk menilai kejelasan pesan dan kesesuaian visual sebelum desain dibagikan.
Terakhir, cek ejaan, isi template yang belum diganti, serta keterbacaan di ponsel. Pemeriksaan sederhana ini membantu menemukan masalah sebelum desain terlanjur digunakan.
Cara Mengunduh Infografis Canva agar Tetap Jelas
Buka Bagikan/Share, pilih Unduh/Download, lalu tentukan jenis file dan halaman yang ingin disimpan. Format yang tersedia dapat berbeda sesuai jenis desain.
| Format | Kapan digunakan |
|---|---|
| PNG | Infografis digital yang banyak berisi tulisan, garis, dan ikon |
| JPG | Desain yang dominan foto atau membutuhkan file lebih kecil; periksa kembali detail tulisan |
| PDF Standard | Dokumen untuk dibaca atau dibagikan secara digital |
| PDF Print | Desain untuk dicetak; sesuaikan pengaturan dengan kebutuhan percetakan |
Pilihan format tersebut mengikuti panduan unduhan Canva. Pengaturan tambahan, seperti kualitas, skala, transparansi, atau profil warna tertentu, dapat bergantung pada paket akun.
Jika hasil buram, periksa ukuran kanvas dan kualitas gambar yang diunggah. Mengunduh sebagai PDF Print tidak memperbaiki foto sumber yang sudah berkualitas rendah. Canva juga merekomendasikan PNG untuk desain media sosial yang memuat teks.
Selalu buka file hasil unduhan dan periksa pada ukuran penggunaan sebenarnya. Untuk cetak, lakukan uji cetak bila memungkinkan; untuk layar, cek melalui ponsel.
Mulai praktik dengan satu infografis Canva bertema sederhana, lalu minta seseorang menjelaskan pesan yang ia tangkap. Jika urutannya masih membingungkan, revisi susunan informasi sebelum menambah dekorasi. Simpan desain yang bisa diedit agar perubahan berikutnya lebih mudah.




Post a Comment